Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Syekh Ali Jaber, Rela Meninggalkan Madinah Demi Indonesia


Indonesia Kembali berduka. Sosok ulama besar kebanggan masyarakat Indonesia Kembali keharibaan sang Maha Kuasa. Syekh Ali Jaber wafat di rumah sakit Yarsi Jakarta pada hari kamis tanggal 14 Januari 2021.

Siapa Syekh Ali Jaber

Beliau bernama asli Syekh Ali Muhammad Saleh Al Jaber. Asli keturunan kota Madinah Al Munawwarah Arab Saudi. Beliau sangat cinta dengan al quran al karim. Sehingga dari kecintaan itu beliau mendirikan Yayasan bernama Yayasan Ali Jaber.

Focus Syekh Ali Jaber pada dakwah menjadi pilihan hidupnya. Beliau rela meninggalkan kota Madinah, hijrah ke Indonesia untuk berdakwah di Indonesia. Pada masa awal kedatangannya di Indonesia, beliau disambut dan ditemani oleh Ustadz Yusuf Mansur, pendiri pondok pesantren Darul Quran.

Kecintaannya terhadap alquran membuatnya diundang menjadi salah satu dewan juri dari acara bertajuk Hafidz Quran besutan televisi swasta Indonesia. Ilmu-ilmu alquran yang disampaikan oleh Syekh Ali Jaber sangat bermanfaat terutama bagi para peserta Hafidz Quran.

Pesan Terakhir

Video pesan Syekh Ali Jaber menjelang akhir hayatnya tersebar luas di media sosial. Inti dari pesan tersbut adalah tentang keutamaan membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW terutama dimalam dan hari jumat.

Beliau mengutip salah satu hadits Riwayat Imam Muslim yang artinya “siapa orang yang membaca sholawat kepadaku (Nabi Muhammad SAW) satu kali, maka Allah SWT akan memberikan rahmat-Nya sebanyak sepuluh kali.

Belajar Al Quran

Sebagai ulama yang cinta Al Quran, Syekh Ali Jaber sangat senang mengajar tentang ilmu al quran kepada umat. Beliau sering sekali dengan sengaja membetulkan bacaan al quran yang kurang tepat. Baik dari segi ilmu tajwid ataupun ilmu makharijul hurufnya.

Kecintaan terhadap dakwah ilmu al quran juga dibuktikan dengan sebuah Gerakan peduli terhadap para tunanetra. Beliau giat dalam mengumpulkan al quran braile yang khusus digunakan oleh para tunanetra. Syekh Ali Jaber ingin agar tunanetra juga difasilitasi dengan baik untuk belajar al quran al karim.

Sangat Cinta Kepada Anak-Anak

Di layer kaca, kita sering melihat dalam tayangan Hafidz Al Quran Syekh Ali Jaber memberikan sentuhan special kepada anak-anak peserta Hafidz Quran. Terlebih jika ada anak yang berkebutuhan khusus.

Sifatnya yang sopan dan sangat ramah membuat anak-anak tambah sayang dan cinta kepada Syekh Ali Jaber. Bagi yang sadar, tentu hal ini bisa jadi pelajaran bagaimana sesungguhnya mendidik anak zaman sekarang.

Amalan Doa Keluar Rumah

Syekh Ali Jabir sering mengingatkan kepada semua followersnya agar senantiasa mendawamkan kalimat doa “Bismillahi Tawakkaltu ‘Alallah” setiap hendak keluar rumah. Tujuannya agar kita selalu ada dalam penjagaan Allah SWT. Kita berpasrah diri kepada Allah SWT, dzat pemilik alam semesta ini.

Ada satu kalimat yang sering diucapkan oleh Syekh Ali Jabir dan itu menjadi motivasi untuk yang membacanya termasuk kita. Bunyi kalimat atau quotes itu adalah “Segala sesuatu yang Allah SWT tetapkan untuk kita adalah kebaikan, walau dalam pandangan kita adalah keburukan”.

Kecintaan Kepada Penghafal Al Quran

Seringkali kita melihat hal istimewa dari Syekh Ali Jabir. Dalam acara Hafidz Quran, beliau sering mencium tangan anak penghafal Al Quran. Dalam beberapa kesempatan, beliau sering mencium tangan anak penghafal al quran. Semua itu bukti kecintaan Syekh Ali Jabir terhadap Al Quran.

Selamat Jalan Syekh, Tenang di Surga. Aamiin

Muksit Haetami