Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tiga Wasiat Nabi Muhammad Saw, Agar Selamat Dunia Akhirat

1400 tahun yang lalu, Rasulullah Saw telah berwasiat untuk umatnya tentang 3 hal yang dapat menyelamatkan kita di dunia dan akhirat.


Apa saja 3 hal tersebut?

Simak terus tulisan ini dan jangan lupa bagikan jika bermanfaat yaa

1.      Bertaqwa kepada Allah Swt dimanapun, kapan pun dan dalam kondisi apa pun.

2.      Selalu ikuti perbuatan jelek dengan perbuatan baik sebagai penghapusnya

3.      Beraklah yang baik dengan sesama manusia

Jika 3 hal ini dijalankan dengan istiqomah, maka Insya Allah kita akan selamat di dunia dan akhirat. Insya Allah.

Sekarang kita berbicara tentang taqwa. Apa sesungguhnya definisi taqwa itu?. Sederhananya, taqwa itu adalah menjalankan perintah Allah Swt dan menjauhi segala larangannya.

Untuk lebih mengetahui tentang taqwa, kita perlu mengetahui ciri-ciri orang bertaqwa. Dalam alquran surat ali imran.

Tanda-tandanya adalah:

1.      Selalu berinfak baik dalam keadaan lapang atau dalam keadaan sempit

2.      Bisa menahan amaran

3.      Memaafkan kesalahan manusia

4.      Bertaubat atau meminta ampun saat berbuat salah/khilaf

5.      Tidak mengulangi kesalahan/dosanya

Dalam surat lain, yaitu surat al baqoroh tanda orang bertaqwa itu adalah mereka orang-orang yang beriman kepada sesuatu yang ghaib (alam kubur, surga neraka, dll), orang yang mendirikan sholat, dan orang yang menginfakkan sebagian hartanya dijalan Allah Swt.

Poin kedua dari wasiat Rasulullah Saw adalah selalu mengiringi perbuatan jelek dengan perbuatan baik sebagai penghapusnya.

Contoh sederhananya adalah jika kita berbuat salah atau dosa maka cara paling mudah adalah langsung beristighfar/memohon ampun kepada-Nya.

Contoh lain, bila kita berbuat dosa baik kepada Allah Swt maupun kepada sesama manusia, maka langsung iringi dengan shodaqoh sebagai penghapus dari dosa yang kita lakukan.

Poin ketiga adalah, bergaullah dengan sesama dengan akhlak yang baik/terpuji. Akhlak yang baik adalah ibarat mata uang yang dapat diterima dibelahan dunia manapun. Ia berharga dan diterima semua orang.

Orang yang memiliki akhlak baik dapat diterima oleh siapapun, dimanapun, dan kapanpun. Ia berprinsip bahwa dalam bergaul harus menghormati dan mengahrgai sesama.

Demikian tulisan singkat ini, semoga ada manfaatnya baik bagi penulis maupun bagi teman-teman semua.

Semoga Allah senantiasa memberikan taufik serta hidayahnya kepada kita semua. Aamiin

Salam,

Muksit Haetami