Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Gundul dan Tahallul

Dalam prosesi ibadah umrah dan haji, kita pasti melakukan satu rukun yaitu tahallu. Jika diartikan secara harfiah, tahallul berarti menjadi halal.


Kenapa dikatakan menjadi halal? Karena saat seorang jamaah umrah melafadzkan niat umrahnya, maka sejak saat itu berlaku beberapa larangan ihram.

Larangan ihram ini berlaku sampai seorang jamaah umrah selesai melakukan tahallu. Tahallul sendiri ditandai dengan memotong beberapa helai rambut.

Ketika tahallul telah selesai dilaksanakan, maka seorang jamaah umroh terbebas dari larangan ihram tersebut.

Lalu apa saja larangan ihram itu? Berikut ini saya coba tuliskan agar menjadi pengetahuan sahabat sekalian.

Larangan Ihram Bagi Laki-Laki

  1. Memakai pakaian biasa
  2. Memakai kaos kaki atau sepatu yang menutupi mata kaki dan tumit
  3. Menutup kepala yang melekat seperti; topi dan peci dan sorban

Larangan Ihram Bagi Perempuan

  1.  Menutup kedua telapak tangan dengan kaos tangan
  2. Menutup muka dengan cadar

Larangan Ihram Bagi Laki-Laki dan Perempuan

  1. Memakai wangi-wangian kecuali yang sudah dipakai dibadan sebelum niat umroh
  2. Memotong kuku dan mencukur atau mencabut rambut dan bulu di badan
  3. Memburu dan menganiaya atau membunuh binatang dengan cara apapun, kecuali binatang yang menyakiti atau membahayakan boleh dibunuh
  4. Menikah, menikahkan, atau meminang perempuan untuk dinikahi
  5. Bercumbu atau bersetubuh
  6. Mencaci, bertengkar atau mengucapkan kata-kata kotor

Larangan-larangan diatas tidak boleh dilanggar ketika seorang jamaah umroh melakukan niat sampai dengan selesai tahallul.

Lalu apakah tahallul itu harus gundul atau botak? Atau cukup memotong sedikit rambut saja?. Sunnanya bagi jamaah umroh atau haji pria melakukan tahallul dengan menggunduk rambutnya.

Sementara bagi jamaah umrah atau haji perempuan cukup memotong beberapa helai rambut sebagai tanda telah dilakukan tahallul.

Hal yang perlu diperhatikan oleh jamaah perempuan saat tahallul adalah tidak boleh dipotong rambutnya oleh orang lain atau bukan mahramnya.

Maka sebaiknya dipotong oleh jamaah perempuan sendiri atau oleh mahramnya. Demikian Islam menjaga kehormatan dari aurat perempuan.

Kemudian satu hal lagi yang kerap dilkukan oleh para jamaah umrah saat tahallul yaitu menuckur rambut temannya sementara ia sendiri belum tahallul.

Ini hal yang harus dihindari. Maka sebaiknya, ketika tahallul itu harus dilakukan oleh jamaah yang sudah terlebih dahulu melakukan tahallul.

Bagaimana Cara Tahallul Orang Botak?

Ini adalah satu pertanyaan yang penting untuk dijawab. Orang yang ditakdirkan tidak ada rambut tentu kebingungan saat akan melakukan tahallul.

Maka cara melakukan tahallula bagi orang yang kepalanya botak cuku dengan melakukan tahallul secara simbolis. Tata caranya adalah, letakkan gunting persis diatas kepala orang botak tersebut kemudian baca do’a.

Maka dengan begitu telah sah proses tahallulnya.

Demikian tulisan singkat ini semoga bermanfaat.

Muksit Haetami

Tour Leader Umroh