Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sedang Kesusahan, Coba Amalkan ini

Gambar dari Pixabay


Hidup dan kehidupan manusia pasti berliku. Adakalnya berada dijalan yang sesuai dengan harapan. Tidak jarang juga keluar atau meleset dari rencana semula. Ya Begitulah hidup.

Masalah demi masalah datang silih berganti. Sudah selesai satu masalah, kadang datang masalah yang baru. Tetapi tidak ada pilihan lain bagi yang ingin tetap hidup dan berjuang selain menuntaskan dengan penuh tanggunjawab setiap permasalahan hidup yang muncul.

Ada sebagian orang yang mungkin menyerah ketika dihadapkan pada satu permasalahan hidup. Tetapi itu bukan sebuah pilihan yang baik.

Selalu ingat bahwa manusia dibekali anugerah luar biasa dari Allah Swt sang Maha Pencipta dan Pengatur kehidupan manusia.

Dan yang perlu jadi catatan penting bahwa setiap permasalahan hidup, pasti ada solusi atau jalan keluarnya. Tinggal manusia mencari jalan keluar tersebuat.

Diantara banyak manusia kyang didera permasalahan hidup, ada yang mencari solusi dan kemudian mendapatkannya. Tetapi ada juga yang mencari solusi atas permasalahan tersebuat tetapi tidak jua menemukan solusi.

Keduanya baik karena sama-sama berusaha mencari solusi. Yang tidak baik adalah yang memilih jalan pasrah atau tidak mencari solusi atas permasalahan hidupnya.

Al quran memberikan rambu-rambu bagi manusia yang ingin cepat mendapat solusi dalam hidup. Apakah itu? Tiada lain adalah taqwa.

Bertaqwa kepada Allah Swt, dengan cara taat terhadap apa yang telah diperintahkan kepadanya dan berusaha sekuat tenaga menjauhi apa pun yang telah dilarang oleh Allah Swt.

Balik lagi ke tema, sedang kesusahan, coba amalkan ini.

Mungkin sahabat bertanya, apa amalannya?

Baik, saya jelaskan disini ya. Semoga jadi solusi atas kesusahan yang sedang dialami.

Amalannya adalah membaca sholawat syajarotun nuqud. Apa itu sholawat syajarotun nuqud?

Sholawat syajarotun nuqud adalah amalan sholawat yang saya terima dari guru besar saya saat di Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman, Parung, bogor.

Guru besar saya, As Syekh Alhabib Saggaf bin Mahdi bin Syekh Abi Bakar bin Salim (semoga Allah Ta’ala merahmatinya,aamiin) mendapat ijazah sholawat ini dari guru beliau yaitu Syekh Muhammad Balqoid Al Jazair.

Berapa jumlah bacaan dan kapan bacanya?

Dibaca sebanyak 400 x selepas sholat Isya sampai menjelang subuh. Boleh dibaca dalam ondisi duduk atau tiduran. Tetapi alangkah lebih sopan jika kita membacanya dalam keadaan duduk dan posisinya berwudhu juga menghadap kiblat.

Lafadz/sighat sholawatnya “Allahumma Sholli ‘Alaa Sayyidina Muhammad Wa ‘Alaa Aali Sayyidina Muhammad”.

Apakah boleh dibaca lebih dari 400 kali?

Sebaiknya dibaca pas atau tepat 400 kali. Karena itu angka yang memang diijazahkan oleh beliau. Bagian dari manut dan taat.

Semoga dengan mengamalkan sholawat ini, kita senantiasa diberi kemudahan, jalan keluar atas permasalahan dan kesusahan hidup yang dialami. (MH)